SK Kemenkumham Lembaga Pendidikan Ma'arif NU bisa dilihat di SINI
Pembelajaran yang kontekstual
Sejatinya pembelajaran yang bermakna adalah pembelajaran yang kontekstual. sebagaimana pembelajaran di MI Ma`arif Mranggen yang mengedepankan pemebelajaran secara langsung. siswa berinteraksi dengan lingkungan.
Pembelajaran ketrampilan yang bermakna
Pembelajaran tidak hanya berupa materi-materi pelajaran yang konvensional. MI Ma`arif Mranggen mengupgrade siswa dengan ketrampilan-ketrampilan yang bermakna di kehidupan bermasyarakat.
Berinteraksi dengan alam
Pemupukan cinta akan lingkungan alam ditekankan sejak dini. anak diajak untuk mengenal lingkungan alam agar kelak ia ikut melestarikannya.
Pembelajaran yang menyenangkan
Pembelajaran didesain dengan semenarik mungkin, sehingga tercipta iklim pembelajaran yang menyenangkan. anak tak akan bosan lagi dengan pembelajaran.
Semangat untuk memperoleh hasil maksimal
Hasil yang diperoleh merupakan serangkaian proses pembelajaran yang terintegratif dan berkelanjutan agar terbentuk mental siswa yang siap dengan perkembangan jaman.
Jumat, 28 Agustus 2020
Minggu, 23 Agustus 2020
Peran Keluarga dalam Mendampingi anak belajar selama Pandemi
Belajar dari rumah menjadi jalan yang paling aman bagi siswa-siswi untuk menghindari penularan virus COVID-19 di masa pandemi seperti sekarang. Tentunya, keluarga khususnya orang tua memiliki peran penting dalam mendampingi anaknya ketika belajar dari rumah. Terdapat enam peran yang bisa dilakukan keluarga untuk mendukung pendidikan anak selama masa pandemi.
Menciptakan Keharmonisan Keluarga
Peran pertama yang dapat dilakukan keluarga kepada anaknya adalah menciptakan suasana yang harmonis. Suasana yang harmonis dapat mendukung lancarnya proses belajar mengajar dari rumah. Apabila suasana dalam keluarga tidak harmonis tentu membuat kenyamanan belajar anak menjadi berkurang.
Teknik Mendidik Dalam Keluarga
Peran kedua yakni memilih teknik apa yang digunakan untuk mendidik anak dalam lingkungan keluarga. Perlu adanya diskusi dan kesepakatan antara kedua orang tua untuk memilih teknik dalam mendidik anak. Dengan adanya pembagian tugas antara suami dan istri dalam mengurus anak maka, proses belajar mengajar di rumah juga akan berjalan lancar.
Perhatian Orang Tua
Peran ketiga yaitu orang tua harus memberikan perhatian kepada anaknya selama belajar di rumah. Dengan begitu, orang tua juga dapat mengetahui perkembangan pendidikan anak.
Komunikasi Demokratis
Peran keempat yakni melakukan komunikasi yang demokratis dalam lingkungan keluarga. Komunikasi juga penting dilakukan agar pendidikan anak dapat berjalan lancar.
Apresiasi Kepada Anak
Peran kelima yang juga dapat dilakukan orang tua yaitu memberikan apresiasi terhadap hasil belajar anak. Apresiasi terhadap hasil belajar anak penting untuk dilakukan. Dengan memberikan apresiasi maka, dapat meningkatkan semangat anak untuk terus belajar dan melaksanakan tugas-tugasnya.
Partisipasi Orang Tua
Peran yang terakhir adalah diharapkan para orang tua bisa berpartisipasi dalam kegiatan anak dengan sekolah. Diharapkan orang tua dapat memberikan partisipasi dalam setiap kegiatan anak. Walaupun kedua orang tua memiliki kesibukan masing-masing, tetap harus berpartisipasi untuk memantau proses belajar mengajar anak selama di rumah sehingga dapat meningkatkan prestasi anak.










