Pembelajaran yang kontekstual

Sejatinya pembelajaran yang bermakna adalah pembelajaran yang kontekstual. sebagaimana pembelajaran di MI Ma`arif Mranggen yang mengedepankan pemebelajaran secara langsung. siswa berinteraksi dengan lingkungan.

Pembelajaran ketrampilan yang bermakna

Pembelajaran tidak hanya berupa materi-materi pelajaran yang konvensional. MI Ma`arif Mranggen mengupgrade siswa dengan ketrampilan-ketrampilan yang bermakna di kehidupan bermasyarakat.

Berinteraksi dengan alam

Pemupukan cinta akan lingkungan alam ditekankan sejak dini. anak diajak untuk mengenal lingkungan alam agar kelak ia ikut melestarikannya.

Pembelajaran yang menyenangkan

Pembelajaran didesain dengan semenarik mungkin, sehingga tercipta iklim pembelajaran yang menyenangkan. anak tak akan bosan lagi dengan pembelajaran.

Semangat untuk memperoleh hasil maksimal

Hasil yang diperoleh merupakan serangkaian proses pembelajaran yang terintegratif dan berkelanjutan agar terbentuk mental siswa yang siap dengan perkembangan jaman.

Kamis, 24 September 2020

KURIKULUM MATA PELAJARAN KE-NU-AN

 



Untuk mendownload Kurikulum Mata Pelajaran Ke NU an Tahun Pelajaran 2020/2021 bisa di download di SINI

Senin, 31 Agustus 2020

Imunisasi MI Ma'arif Mranggen

 

pelaksanaan imunisasi BIAS di MI Ma'arif Mranggen Kecamatan Srumbung (31/8)

 

Suasana di ruang kelas 1 MI Ma'arif Mranggen terlihat riuh ketika petugas medis berseragam seperti mantol terlihat memasuki area Madrasah. Respons para siswa pun aneka rupa, ada yang biasa saja ada pula yang menangis histeris.

Para petugas medis itu merupakan petugas kesehatan dari Puskesmas Srumbung yang akan memberikan imunisasi kepada siswa kelas 1 MI Ma'arif Mranggen. Mereka mendapat imunisasi  oleh Puskesmas Srumbun pada Rabu (31/8). Program imunisasi ini dalam rangka Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

Pemberian imunisasi untuk siswa MI Ma'arif Mranggen perlu dilakukan karena sejak anak memasuki usia Madrasah Ibtidaiyah terjadi penurunan tingkat kekebalan. Oleh sebab itu, pemerintah menyelenggarakan imunisasi ulangan pada anak usia MI/ SD .

Imunisasi adalah pemberian vaksin (virus yang dilemahkan) ke dalam tubuh seseorang untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tertentu. Ini diberikan mulai dari lahir sampai awal masa kanak-kanak. Imunisasi yang telah diperoleh pada waktu bayi belum cukup untuk melindungi diri dari aneka penyakit maka imunisasi ulangan perlu diberikan kembali sampai usia anak sekolah.

Program BIAS untuk memberi-kan perlindungan kepada anak-anak usia MI/SD terhadap penyakit campak, difteri dan tetanus. Karena itu para guru dan orang tua perlu memberikan dukungan jika anaknya mendapat imunisasi di sekolah oleh petugas Puskesmas setempat.

Imunisasi DT diberikan untuk murid kelas 1 MI/SD. Petugas kesehatan yang diturunkan yakni seorang dokter, seorang perawat, seorang bidan, dan seorang tenaga kesehatan lain.

 

Untuk foto Kegiatan imunisasi lainya bisa dilihat di  SINI